Pernyatasn Sikap dan Do'a Bersama Untuk Pejuang Serta Para Suhada di Iran


 Jacob Ereste ;


Acara penanda tanganan sikap bersama yang diselenggarakan Kedutaan Besar Revolusi Islaam Iran untuk Indonesia di kediamannya, Jl. Kudus No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 5 Maret 2026, dibanjiri oleh umat Islam yang memenuhi rumah sahibul hajat yang penuh dengan karangan bunga belasungkawa serta dukungan kepada negara Reoublik Revolusi Islam Iran disepanjang trotoar hingga halaman dalam, termasuk karangan bunga dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.


Prof. Dr. Din Syamsuddin berkenan memberi sambutan dalam pernyataan ini  mewakili ormas Islam dan umat Islam Indonesia mengutuk perilaku keji Amerika Serikat hingga tewasnya Ruhullah Ayatolah Ali Khomenie pada awal  bulan Suci Ramadhan,  sehingga sangat melukai hati umat Islam di dunia.


Menurut Din Syamsuddin,  sangat meyakini dengan wafatnya Ali Khomenei justru akan mengibarkan  semangat perjuangan bangsa Iran bersama seluruh umat Islam yang anti penjajahan serta sangat menghormati hak kedaukatan dan kemerdekaan setiap bangsa.


Dr. Syafi'i Hutauruk mendampingi Din Syamsuddin saat  menyampaikan seruan singkatnya. Hadir juga Prof. Dr. Yudi Latief, Said Didu serta sejumlah tokoh  dan pemuka agama  maupun pimpinan ormas Islam yang ada di Indonesia.


Acara formal pertemuan warga masyarakat Revolusi Islam Iran yang ada di Jakarta bersama warga mssyarakat Islam Indonesia yang ada di Jakarta dan sekitarnya  berlangsung dalam suasana berkabung yang terkesan sangat mendalam.


Dua buah kanvas besar disefiakan untuk menerakan tanda tangan keprihatinan sekaligus dukungan dari srluruh hadirin, serta puluhan tumpukan lembaran kertas bergambar ss sayid Pemimpin Agung Ali Khomeini yang menjadi simbol perlaeanan terhadap kezalimann bangsa Israel yang menjadi kaki tangan sekaligus dekutu dari ambisi Amerika Serikat untuk menguasai dunia, depakat untuk dihancurkan.


Kejejuan Israel dan Amerika Serikat yang melakukan serangan pada saat dilakukan perundingan untuk perdamaian telah menewaskan Pemimpin Agung Ali Khomeimi beserta keluarga dan istrinya serta 200 lebih anak-anak yang syahid akibat serangan brutal Israel bersama Amerika Serikat ke Sekolah Shajareh, Staybeh di Minap, Homazgsn. Baner yang memuat oprerasi Epsytein di Iran ini terpampang jelas dan mencolok di ruangan pertemuan yang ikut mendapat perhatian hadirin yang memenuhi seluruh ruang lantai bawah dan halaman depan rumah Kadubes hingga menjelang waktu berbuka puasa dalam suasana yang sakral.


Seusai acara komprensi pers, upacara tahlil dilaksanakan diakhiri do'a brrsama yang penuh haru fan khuzuk oleh Prof. Dr. Husein Syahaf yang sungguh menyentuh dan menggugah rass haru sampai tangis beberpa hadirin tak tertahan dalam uraian biografi as sayid Ali Khomeini sebagai pemimpin spiritual yang krarismatik.


Pihak Kadubes Republik Revolusi Islam Iran juga menginformasikan untuk sementara Pemimpin Tertinggi Reoublik Revolusi Islam Iran dipegang sementara oleh tiga tokoh terkemuka Iran.  Kepemimpinan sementara ini akan berlangsung sampai Oemimpin tertinggi Iran terpilih secara deinitif berdasarkan kesrpakatan serta musyawarah diselenggarakan pada waktu yang nanti akan ditentukan kemudian.


Meski begitu, sekuruh rakyat Iran yskin dan percaya bahwa kebenaran akan membuktikan kemenangan atas dukungan seluruh umat Islam, terutama dari Indonesia yang sangat kuat dan konsisten untuk kebebasan dan kemerdekaan, imbuh Kadubes Iran menutup penjelasannya.




Menteng, 5 Maret 2026

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال